Love Your Self: Percaya Kemampuan Diri

Hai Authentic Friends, Kamu pernah di kritik orang? Yup, hampir semua orang pernah mendapat kritikan, tapi apakah kita bisa menerimanya? apakah kritikan itu bisa mendorong kita untuk berkembang dan meningkatkan rasa percaya diri? memang terkadang kritikan menjadi pengalaman yang menyakitkan, maka kita juga harus menyadari kenapa kita bisa mendapatkan kritikan tersebut.

Tanpa disadari seringkali kita meragukan kemampuan kita namun selalu berharap untuk meningkatkan aspek-aspek tertentu seperti kepribadian, sikap, penampilan ataupun keterampilan. Ya, ini hal yang wajar, tapi kita juga tak boleh menyerah saat menerima kritikan dari orang, atau bahkan kita juga malah ikut membenci diri sendiri. Banyak efek negatif jika kita menyerah begitu saja dan malah menyalahkan diri sendiri,efeknya adalah kesehatan mental kita akan terganggu dan hubungan dengan orang-orang dekat juga akan terganggu.

Tahukah Authentic Friends, tak sanggup menerima kritikan dan akhirnya menyalahkan diri sendiri (self bullying) berasal dari kurangnya kasih sayang dan kebaikan terhadap diri sendiri. Hal ini juga seringkali ditimbulkan dari pengalaman masa kecil yang buruk dan luka emosional dimasa lalu.

Maka penting bagi kita untuk mulai belajar menerima kritik dari orang lain dan menjadikan itu sebagai pembangkit semangat hidup kita. Selain itu penting juga untuk kita bisa terus memiliki semangat menjadi yang terbaik dalam hidup ini. Perfeksionisme dalam bentuk positif dapat membantu kita menjadi lebih sukses, tapi negatif atau kritis terhadap diri sendiri bisa menjadi bentuk yang benar-benar menghambat kemajuan kita.

Negatif self-talk dan khawatir tentang apa yang orang lain katakan bisa menghisap energi yang dibutuhkan untuk menjadi yang lebih baik.

Hasil dari lima studi psikologis menunjukkan pola yang konsisten dari hubungan negatif antara self-kritik dan kemajuan tujuan: Peserta yang mengalami self-kritik dilaporkan secara signifikan mengalami kemajuan lebih sedikit saat ingin menggapai tujuan mereka.

Dikesempatan lain hubungan positif antara self (diri sendiri) yang berorientasi pada kesempurnaan dan pencapaian tujuan, yaitu: Ketika self-kritik dikendalikan, peserta dilaporkan secara signifikan lebih banyak ,mengalami kemajuan dalam menggapai tujuan.

Tidak ada yang sempurna, dan bahkan yang terbaik dan tercerdas yang tidak pernah membuat kesalahan. Alih-alih memikirkan kegagalan, lebih baik belajar dari pengalaman dan melanjutkannya. Yuk, lawan semua ketakutan, keraguan juga ketidakpercayaan akan kemampuan diri sendiri..have a great day!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s